Pemanfaatan Limbah Sampah Plastik Menjadi ECObrick di Sekolah Dasar Negeri 10 Rupat
DOI:
https://doi.org/10.46730/jcspa.v3i4.70Keywords:
ECObrick, Limbah, Sampah PlastikAbstract
Desa Darul Aman merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis. Desa Darul Aman memiliki tiga buah dusun, diantaranya Kampung Aman, Pangkalan Durian, dan Teluk Tungku. Tingkat pendidikan di Desa Darul Aman tergolong cukup baik. Desa Darul Aman juga mempunyai beberapa bangunan sekolah, salah satunya ialah Sekolah Dasar Negeri 10 Rupat. Lingkungan dan pendidikan adalah hal yang tidak bisa dipisahkan. Pembelajaran lingkungan pada dunia pendidikan seharusnya tidak hanya berkaitan dengan teori saja, akan tetapi juga harus mencakup hal-hal yang praktis. Seperti halnya di Sekolah Dasar Negeri 10 Rupat yang telah melakukan kegiatan rutin mingguan bagi siswa-siswi untuk memungut sampah dan membersihkan lingkungan sekolah. Dari proses pemungutan sampah, sebagian besar merupakan sampah plastik. Sampah plastik adalah jenis sampah yang sangat sulit untuk terurai. Oleh karena itu, muncul terobosan baru dalam proses pengolahan sampah tersebut yaitu membuat sampah plastik menjadi ecobrick. Ecobrick adalah metode yang digunakan untuk mengurangi sampah dengan media berupa botol plastik yang diisi penuh dengan limbah anorganik, dalam hal ini sampah plastik, hingga benar-benar padat dan keras.